Thomas Doll Belum Datang Tapi Dampaknya Sudah Terasa, Skuat Persija 'Dikuliti' Habis Jelang Latihan Pramusim

Najmul Ula - Senin, 16 Mei 2022 | 21:57 WIB
Pelatih baru Persija Jakarta, Thomas Doll (tengah), sedang memberikan sambutan secara virtual di Hotel Monopoli, Kemangm Jakarta Selatan, 29 April 2022.
MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM
Pelatih baru Persija Jakarta, Thomas Doll (tengah), sedang memberikan sambutan secara virtual di Hotel Monopoli, Kemangm Jakarta Selatan, 29 April 2022.

BOLANAS.COM - Thomas Doll meminta kondisi fisik para pemain Persija Jakarta dikupas habis, pelatih asal Jerman tertunda kedatangannya akibat Covid-19.

Skuat Persija Jakarta menjalani tes medis bukan sekadar tes biasa menjelang sesi latihan pramusim Liga 1 2022/23.

Sesi pramusim Persija Jakarta tersebut bisa jadi merupakan latihan paling ditunggu di Indonesia, mengingat keberadaan Thomas Doll.

Thomas Doll merupakan eks pelatih Borussia Dortmund yang bakal memperkenalkan ideologi sepak bola Jerman pada pemain Persija Jakarta.

Baca Juga: Imbang Lawan Kamboja, Malaysia Batal Jumpa Timnas U-23 Indonesia di Semifinal SEA Games 2021?

Sayangnya, kedatangan Thomas Doll harus tertunda akibat dirinya terinfeksi Covid-19 saat hendak terbang ke Jakarta.

"Semula pelatih asal Jerman itu dijadwalkan terbang pada Minggu (15/5/2022)," demikian pernyataan resmi klub.

"Namun saat melakukan tes swab sesuai aturan perjalanan, dirinya mendapatkan hasil positif, kini Thomas Doll harus melakukan isolasi mandiri hingga dinyatakan negatif kembali."

Tanpa Thomas Doll, para pemain Macan Kemayoran tetap "wajib lapor" per Senin (16/5/2022).

Baca Juga: Park Hang-seo Tak Selebrasi Meski Vietnam Juara Grup A, 'Takut' Terkena Jebakan Jumpa Thailand di Semifinal?

Editor : Najmul Ula
Sumber : Persija.id
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

TAG POPULER