Nama Indra Sjafri Terbawa, Sandy Walsh Buka-bukaan soal Penghambat Mimpinya Bela Timnas Indonesia

Unggul Tan Ngasorake - Senin, 9 Agustus 2021 | 09:59 WIB
Aksi pemain keturunan Indonesia, Sandy Walsh, saat membela KV Mechelen di Liga Belgia 2021.
INSTAGRAM.COM/KVMECHELEN
Aksi pemain keturunan Indonesia, Sandy Walsh, saat membela KV Mechelen di Liga Belgia 2021.

BOLANAS.COM - Pemain keturunan Indonesia-Belanda, Sandy Walsh, menyebut proses naturalisasinya terhambat karena tak direstui Indra Sjafri.

Sandy Walsh lagi-lagi mengungkapkan hasratnya untuk membela timnas Indonesia.

Seperti diketahui, Sandy Walsh merupakan pemain keturunan Indonesia yang kini bermain Eropa.

Sandy Walsh kini tercatat bermain untuk klub asal Belgia, KV Mechelen.

Namun, keinginan Sandy Walsh bermain untuk timnas Indonesia masih terganjal proses naturalisasi yang mangkrak.

Baca Juga: Kick-off Liga 1 Tinggal Menghitung Hari, Persib Terancam Kehilangan 1 Pemain Asingnya

Kepada media Belgia, GVA, Sandy Walsh curhat mengenai alasan dibalik mangkraknya proses naturalisasinya.

Sandy mengaku bahwa sebelumnya sudah berkomunikasi dengan pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong.

"Saya sudah punya bayangan bisa tampil di beberapa pertandingan internasional (bersama timnas Indonesia) pada awal Juni," kata Sandy dikutip dari GVA, Sabtu (7/8/2021).

Akan tetapi, keinginan Sandy tersebut tak terwujud karena "dihalangi" oleh Indra Sjafri.

Menjabat sebagai Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri disebut tak merestui naturalisasi Sandy Walsh.

Pemain berusia 26 tahun itu pun mengaku kecewa dengan sikap Indra Sjafri tersebut.

"(Penghambat) utamanya adalah Direktur Teknik (Indra Sjafri) yang menahan proses naturalisasi sekarang ini," ungkap Sandy.

Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, berdiskusi dengan pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, beserta staf terkait rencana menggelar TC timnas Indonesia untuk persiapan SEA Games 2021.
PSSI.ORG
Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, berdiskusi dengan pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, beserta staf terkait rencana menggelar TC timnas Indonesia untuk persiapan SEA Games 2021.

Baca Juga: Debut di Liga Malaysia, Syahrian Abimanyu Bikin Legenda Timnas dan Saddil Ramdani Merana

Sandy pun membeberkan alasan mengapa Indra Sjafri tak merestui proses naturalisasinya.

Menurut Sandy, Indra Sjafri memiliki penilaian buruk terhadap pemain naturalisasi asal Eropa sebelumnya.

Pemain naturalisasi asal Eropa dianggap tak memberi dampak positif.

"Pengalaman di masa lalu dengan pemain naturalisasi dari Eropa tidak begitu bagus," tutur Sandy.

"Sayang sekali, karena saya sudah menegaskan kalau saya ingin melakukan apa pun supaya bisa bermain untuk Indonesia," imbuhnya.

Sementara itu, sebelumnya Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, sempat membantah apabila dituding anti naturalisasi.

Yunus Nusi juga mengakui bahwa Sandy Walsh merupakan salah satu kandidat pemain yang akan dinaturalisasi.

Namun, Yunus Nusi mengatakan pihaknya belum mendapat permintaan dari Shin Tae-yong untuk mengurus naturalisasi Sandy.

Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi, memberikan keterangan kepada awak media seusai melepas timnas U-19 Indonesia ke Spanyol di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta, 26 Desember 2020.
MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM
Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi, memberikan keterangan kepada awak media seusai melepas timnas U-19 Indonesia ke Spanyol di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta, 26 Desember 2020.

"Memang sudah ada beberapa nama termasuk Sandy Walsh dan nama lain yang masuk menjadi nominasi."

"Tapi nominasi yang harus kita kerjakan adalah sesuai permintaan Shin Tae-yong," kata Yunus Nusi dikutip Bolanas dari Youtube PSSI, Sabtu (3/7/2021).

Yunus Nusi pun menegaskan bahwa PSSI hanya akan menaturalisasi pemain sesuai kebutuhan timnas Indonesia.

"Naturalisasi itu kebutuhan tim yang direkomendasi oleh pelatih atau Direktur Teknik," tandasnya.

Baca Juga: VIDEO - Gocekan Asnawi Mangkualam Nyaris Lewati 4 Pemain Lawan Berbuah Penalti untuk Ansan Greeners

 

Editor : Unggul Tan Ngasorake
Sumber : gva.be,YouTube PSSI
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

TAG POPULER