Belum Selesai Dibangun, Calon Markas Baru Persija Sudah Pecahkan Tiga Rekor

Unggul Tan Ngasorake - Kamis, 29 Juli 2021 | 09:28 WIB
Gubernur DKI Jakarta, ANies Basweda berserta Manajemen Persija Jakarta, dan Pengurus Pusat the Jakmania meninjau pembangunan Jakarta International Stadium (JIS).
Media Persija
Gubernur DKI Jakarta, ANies Basweda berserta Manajemen Persija Jakarta, dan Pengurus Pusat the Jakmania meninjau pembangunan Jakarta International Stadium (JIS).

BOLANAS.COM - Calon markas baru Persija, yakni Jakarta Intenasional Stadium (JIS) sukses memecahkan tiga rekor sekaligus.

Kabar baik datang dari calon markas baru Persija Jakarta, JIS.

JIS berhasil mendapat penghargaan dar Museum Rekor Indonesia (MURI).

Ada tiga rekor yang berhasil dicatatkan oleh JIS sejauh ini.

Tiga rekor MURI yang dipecahkan oleh JIS adalah Pengangkatan Struktur Atap Stadion dengan Bobot Terberat (3900 Ton), Stadion Pertama yang Menggunakan Sistem Atap Buka-Tutup, dan Stadion Green Building dengan Sertifikasi Platinum Pertama.

Baca Juga: Pujian Klub Liga Spanyol untuk Eks Pilar Timnas U-19 Indonesia

Penghargaan dari MURI ini pun disambut gembira oleh Direktur Utama Jakpor, Dwi Wahyu Daryoto.

Dwi Wahyu Daryoto mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung pembangunan JIS.

Menurut Dwi Wahyu Daryoto, tiga rekor ini merupakan sebuah capaian yang luar biasa.

"Inilah suatu capaian anak bangsa yang dikerjakan secara bersama semua pihak," kata Dwi dikutip dari BolaSport.com, Rabu (28/7/2021).

"Saya ucapkan terima kasih setiap dukungan, arahan dan bimbingan serta masukan yang telah diberikan," imbuhnya.

Dwi sendiri menyebut pembangunan JIS terbilang cukup rumit.

Pasalnya, banyak pertimbangan yang harus dilakukan saat mengangkat atap stadion.

"Juga terima kasih kepada akademisi dan praktisi," ujar Dwi.

Baca Juga: Shin Tae-yong Rilis Tulisan Analisis Timnas Korea, Kali Ini Tak Berbohong pada PSSI

"Karena pekerjaan ini cukup rumit karena semua faktor dihitung bagaimana situasi cuaca, angin, dan hujan dengan kecepatan naik setinggi 70 meter dengan kecepatan 1 setengah jam untuk satu meternya."

"Ini merupakan suatu hal yang dihitung dengan benar presisinya dan ketepatannya dalam mengangkat beton itu," tuturnya.

Saat ini proses pembangunan JIS sendiri dikabarkan sudah mencapai 63,97 persen.

JIS sendiri digadang-gadang akan menjadi salah satu stadion termegah di dunia.

Baca Juga: Semua Pemain Indonesia Jadi Starter di Liga Malaysia, Kecuali Syahrian Abimanyu

 

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

TAG POPULER